01
Dua alat, dua pertanyaan
Aplikasi manajemen proyek dan ERP konstruksi sama-sama berharga, tetapi menjawab pertanyaan yang berbeda. Aplikasi manajemen proyek menjawab: siapa mengerjakan apa, kapan tenggatnya, dan sudah sampai mana? ERP konstruksi menjawab pertanyaan tambahan yang menentukan kesehatan perusahaan: berapa biayanya, berapa yang sudah keluar, berapa yang bisa ditagih, dan di mana marginnya?
02
Perbandingan cakupan
- Tugas dan jadwal — keduanya mengelolanya; ERP konstruksi menambahkan jalur kritis dan Kurva S yang bobotnya mengikuti anggaran.
- Anggaran per item — umumnya di luar cakupan aplikasi manajemen proyek; bagi ERP konstruksi, inilah intinya (RAB, AHSP, RAP).
- Kontrak dengan pelaksana — SPK mandor dan subkontraktor, opname, serta pembayarannya.
- Penagihan — termin, berita acara progres, dan retensi yang khas konstruksi.
- Pengadaan dan gudang — PO, penerimaan barang, dan stok material.
- Lapangan — absensi pekerja dan laporan harian sebagai dasar upah.
- Kepatuhan — K3 dan mutu, lengkap dengan izin kerja, inspeksi, dan ketidaksesuaian.
03
Kapan aplikasi manajemen proyek sudah tepat
Bila kebutuhan utama Anda adalah koordinasi tim dan tenggat, misalnya tim desain atau konsultan yang tidak mengelola biaya konstruksi, aplikasi manajemen proyek adalah pilihan yang tepat dan ringan. Banyak perusahaan juga memakainya berdampingan dengan sistem lain dengan hasil yang baik.
04
Kapan ERP konstruksi menjadi kebutuhan
- Anda menanggung biaya pelaksanaan dan ingin mengendalikan margin per proyek.
- Anda bekerja sama dengan mandor dan subkontraktor yang dibayar berdasarkan progres.
- Anda menagih pemberi kerja per termin dan memerlukan bukti progres yang rapi.
- Anda membeli material dalam jumlah besar dan ingin mencocokkan PO, penerimaan, dan tagihan.
- Anda menginginkan satu sumber data bagi kantor dan lapangan.
Bagaimana Proyektra membantu
- Manajemen Proyek dan Kurva S adalah modul inti: satu daftar proyek dan tender, lengkap dengan progres, nilai kontrak, dan status kinerja dari deviasi.
- Penjadwalan menyusun durasi, hubungan antar kegiatan, dan jalur kritis, dengan bobot yang mengikuti item RAB sehingga jadwal tersambung ke anggaran.
- Biaya mengalir dari RAB ke RAP, SPK, opname, BAPP, dan termin, lalu ke keuangan.
- Pengadaan, gudang, absensi lapangan, K3, dan mutu tersedia sebagai modul yang dapat dipasang sesuai kebutuhan.
- Anda dapat memulai dari modul inti dan berkembang kapan saja, tanpa migrasi ulang.
Proyektra lahir untuk menjawab kedua jenis pertanyaan itu dalam satu tempat.







